Diferensiasi Sosial Terlengkap: Pengertian, Ciri, Bentuk, Jenis

Diferensiasi Sosial Terlengkap: Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis –Didalam kehidupan sehari-hari, Anda pasti pernah mengalami suatu pembedaan. Hal itu dinamakan diferensiasi. Berbeda dengan materi yang sudah dibahas terkait stratifikasi sosial, diferensiasi sosial lebih menekankan kepada pembedaan secara horizontal.

Karakteristik Diferensiasi Sosial
Karakteristik Diferensiasi Sosial

Pada bahasan kali ini akan mengulas lebih lengkap tentang Diferensiasi Sosial Terlengkap: Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenisyang bisa Anda simak. Bahasan pertama akan membahas pengertian dari diferensiasi sosial itu sendiri. Diferensiasi merupakan penyerapan kata dari bahasa inggris yaitu “Difference” yang berarti perbedaan. Bisa dikatakan bahwa diferensiasi sosial merupakan penggolongan masyarakat ke dalam kelompok-kelompok tertentu berdasarkan persamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri yang sifatnya sama rata dan tidak menimbulkan sebuah tingkatan. Dengan kata lain bahwa suatu kelompok tidak dianggap lebih baik atau lebih tinggi daripada kelompok lain.

Hakikat Diferensiasi Sosial

Tujuan Diferensiasi Sosial adalah agar tidak menunjukkan bahwa dia lebih baik atau lebih buruk dari orang lain. Untuk bertahan hidup kita melengkapi satu sama lain. mereka dianggap sederajat

Ciri Ciri Diferensiasi Sosial

Diferensiasi sosial memiliki ciri yang bisa dilihat dan menjadi tolok ukur, berikut beberapa ciri yang dimaksud:

  1. Ciri Fisik

Ciri fisik ini bisa dilihat dengan indra penglihatan oleh masyarakat awam dengan identifikasi sesuai penampakan fisik. Contoh ciri fisik yang bisa dilihat seperti warna rambut, warna kulit, warna mata, postur tubuh, bentuk hidung, dan ras.

  1. Ciri Sosial

Ciri sosial yang ada dalam diferensiasi sosial ini merujuk pada peran seseorang dalam lingkungan sosial masyarakatnya. Setiap orang dalam lingkungan sosialnya memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda dan juga pada profesi, minat, bakat dan pekerjaannya.

  1. Ciri Budaya

Ciri sosial yang melekat pada identitas seseorang berdasarkan adat istiadat dan kebiasaan yang telah berkembang dari generasi ke generasi dalam suatu lingkungan masyarakat.

Faktor Penyebab Diferensiasi Sosial

Berikut adalah beberapa Faktor Penyebab Diferensiasi Sosial :

  1. Faktor agama faktor yg paling mempengaruhi norma dan nilai, karena di setiap agama berbeda pandangan dan ibadahnya.
  2. Faktor lingkungan Faktor lingkungan pun berperan dalam pembedaan nilai dan norma setiap daerah.
  3. Faktor adat istiadat Adalah nilai yang tidak bersifat universal artinya tidak untuk setiap masyarakat menerima nilai tersebut, sehingga nilai antara suatu daerah dengan daerah lainya berbeda-beda.
  4. Faktor tradisi/budaya Budaya di dalam suatu masyarakat berbeda-beda, begitu pun juga norma dan nilai di dalam suatu masyarakat berbeda-beda, jadi hubungan antara budaya dan nilai yaitu suatu norma di dalam suatu masyarakat memiliki perbedaan masing-masing.
  5. Faktor Suku Setiap suku memiliki nilai dan norma yang berbeda-beda.
Contoh Diferensiasi Sosial
Contoh Diferensiasi Sosial

Jenis Jenis Bentuk Diferensiasi Sosial

Terdapat parameter untuk dijadikan tolok ukur membagi bentuk diferensiasi sosial, setidaknya ada dua kelompok, yaitu :

  1. Berdasarkan Parameter Sosiokultural

Berdasarkan parameter sosiokultural, diferensiasi sosial masih dibagi berdasarkan ketentuan berikut:

  • Diferensiasi Suku Bangsa (Tribal Differentiation)

Suku bangsa atau juga kelompok etnis memiliki identitas yang ditandai dengan pengakuan orang lain sesuai ciri khas yang mereka miliki berdasarkan garis keturunan, kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku dan ciri biologis yang melekat pada diri mereka.

Contoh diferensiasi sosial berdasarkan garis keturunan, seperti suku batak atau suku minang. Menurut agama, seperti keturunan yang muslim di Malaysia disebut melayu, sedangkan yang beragama nasrani disebut orang serani. Berdasarkan pencampuran ras karena perkawinan seperti orang Mulato untuk campuran ras Negroid dan Kaukasoid.

  • Diferensiasi Klan (Clan Differentiation)

Jika Anda asing dengan sebutan klan mungkin bias diganti dengan sebuah kesatuan terkecil dari sebuah kerabat yang unilateral. Klan bisa disebut juga satuan sosial yang didasarkan atas hubungan darah yang kuat yang sering kita kenal istilah Partilineal dan Matrilineal. Patrilineal merupakan kekerabatan berdasar garis keturunan dari pihak bapak, sedangkan Matrilineal adalah kekerabatan yang berdasar pada garis keturunan dari pihak ibu. Berikut ciri-ciri suatu klan adalah :

  1. Pemilihan pasangan hidup diatur atau ditetapkan berdasar prinsip endogami, yaitu pasangan harus berasal dari dalam klan.
  2. Ikatan kekerabatan berdasarkan pertalian darah atau persamaan leluhur.
  3. Merupakan kelompok kerja sama abadi.
  4. Hubungan diantara anggota sangat erat.
  • Diferensiasi Agama (Religion Differentiation)

Diferensiasi agama merupakan pembedaan berdasarkan agama, kepercayaan dan pandangan spiritual yang dipercaya, dianut dan dijalankan oleh sekelompok orang.

  • Diferensiasi profesi (Proffesion Differentiation)

Pembedaan masyarakat berdasarkan profesi, minat, bakat, dan ukuran ilmu pengetahuan yang berbeda. Setiap profesi memiliki kehormatan tersendiri dengan cara kerja yang berbeda, sehingga tidak ada profesi yang dianggap lebih tinggi daripada profesi yang lain.

  1. Berdasarkan Parameter Biologis

Berdasarkan parameter biologis, diferensiasi sosial masih dibagi berdasarkan ketentuan berikut:

  • Diferensiasi Jenis Kelamin (Sex Differentiation)

Pembedaan masyarakat berdasarkan jenis kelamin yang titik beratnya pada perbedaan peran yang diampu masing-masing jenis kelamin dalam menjalani kehidupan.

  • Diferensiasi Ras (Racial Differentiation)

Pembedaan dan pengelompokan manusia dalam suatu kelompok besar berdasarkan ciri fisik, asal usul geografis dan kesukuannya.

  • Diferensiasi Umur (Age Differentiation)

Pembedaan sosial berdasarkan tingkatan usia dan tidak membuat seseorang semakin tua maka semakin tinggi kedudukannya. Pemahaman tersebut merupakan pemahaman yang keliru.

Demikianlah ulasan mengenai Diferensiasi Sosial Terlengkap: Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat !