Peran Indonesia dalam Organisasi Internasional

2 min read

Peran Indonesia dalam Organisasi Internasional   – Organisasi internasional merupakan sebuah organisasi yang terbentuk atas dasar tujuan yang sama, yaitu untuk menciptakan perdamaian dalam menjalin hubungan internasional. Organisasi internasional juga dapat diartikan sebagai organisasi yang dijalankan oleh beberapa negara berkedudukan sebagai subjek hukum internasional serta memiliki kapasitas untuk membuat perjanjian secara internasional. Indonesia tergabing dalam beberapa organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, Konferensi Asia-Afrika, dan ASEAN.

Lambang Organisasi Internasional dan Peran Indonesia Didalamnya
Lambang Organisasi Internasional dan Peran Indonesia Didalamnya

Sebutkan 5 organisasi internasional serta peran indonesia di dalam Organisasi tersebut

Sebutkan Peran Indoensia dalam Organisasi Internasional

Berikut adalah peran-peran Indonesia dalam organisasi-organisasi internasional :

A. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, didirikan pada 24 Oktober 1945 di San Fransisco merupakan sebuah organisasi internasional yang memiliki anggota hampir dari seluruh negara di dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa dibentuk untuk memberikan kemudahan fasilitas keamanan internasional, perlindungan sosial, hukum internasional, pengembangan ekonomi, hak asasi serta perdamaian dunia.

Secara umum, Perserikatan Bangsa-Bangsa banyak memberikan bantuan kepada Indonesia, namun Indonesia tidak hanya menerima saja, tetapi memiliki peran dalam membantu keberlangsungan PBB. Peran Indonesia dalam PBB adalah:

  1. Indonesia ikut serta dalam usaha menciptakan perdamaian dunia dengan bergabung dalam Konferensi Asia-Afrika maupun ASEAN.
  2. Indonesia mengirimkan Pasukan Garuda atau Kontingan Garuda untuk ikut serta membantu PBB dalam menciptakan perdamaian dunia.
  3. Indonesia membantu Ethiopia pada tahun 1985 ketika bahaya kelaparan melanda daerah tersebut.
  4. Indonesia ikut berpartisipasi dalam empat operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Sinai pada tahun 1957.
  5. Pada tanggal 30 Oktober 2008 Indonesia menambah Kontingan Garuda untuk dikirim ke Libanon Selatan dalam rangka misi perdamaian dunia.
  6. Pada tahun 1973-1974, Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

B. Konferensi Asia-Afrika (KAA)

Organisasi ini dibentuk oleh negara-negara yang kebanyaka baru saja memperoleh kemerdekaan. Tidak seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, organisasi ini berbentuk sebuah Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika. Konferensi tersebut diadakan oleh Indonesia, Sri Lanka, Pakistan, India, dan Myanmar. Tujuan didirkannya Konferensi Asia-Afrika secara umum juga untuk merealisasikan perdamaian dunia, dengan meninjau masalah-masalah hubungan sosial ekonomi dan kebudayaan negara-negara terkait, mempertimbangan permasalahan yang menyangkut kedaulatan nasional, rasionalisme dan kolonialisme. Peran Indonesia dalam Konferensi Asia-Afrika adalah sebagai berikut:

  1. 1. Indonesia berperan serta dengan menyediakan tempat untuk Konferensi Pancanegara II di Bogor pada 28-29 Desember 1954.
  2. 2. Konferensi kembali terselenggara pada tanggal 18-24 April 1955 di Bandung.
  3. 3. Adanya bentuk kerja sama dalam KAA menimbulkan berkurangnya ketegangan dan bahaya peperangan yang bersumber dari sengketa antara RRC dan Amerika Serikat.
  4. 4. Persatuan bangsa-bangsa yang baru saja merdeka juga memiliki dampak seperti meningkatnya jumlah negara-negara Asia-Afrika yang merdeka setelah tahun 1955.

C. ASEAN

Association of South East Asia Nations atau ASEAN adalah organisasi regional negara-negara yang berada di Asia Tenggara, bekerja sama untuk bidang ekonomi, sosial, dan kebudayaan. ASEAN bukan merupakan organisasi politik, namun demikian tetap memiliki tekad untuk mewujudkan stabilitas di negara bagian Asia Tenggara dari pengaruh asing. Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967 mencatat tujuan didirikannya ASEAN, diantaranya adalah untuk meningkatkan kerja sama yang efektif untuk meningkatkan pertanian serta industri, perluasan perdagangan internasional, perbaikan sarana komunikasi serta taraf hidup rakyat. sementara peranan Indonesia dalam organisasi ASEAN adalah sebagai berikut:

  1. Indonesia menjadi tempat pembuatan pupuk untuk negara kawasan Asia Tenggara, maka Indonesia mendapat keuntungan dalam hal mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.
  2. Melakukan latihan bersama antar TNI-AL Indonesia dengan Singapura, sehingga memperkuat jalinan hubungan kerja sama.
  3. Pada tahun 2004, Indonesia ditunjuk sebagai pemimpin ASEAN. Pertemuan yang diadakan adalah pertemuan Tingkat Menteri ASEAN, pertemuan Kemetrian Kawasan mengenai penanggulangan terorisme, dan Forum Kawasan ASEAN.

Itulah beberapa peran Indonesia dalam Organisasi Internasional. Indonesia memiliki hubungan baik yang sangat erat dengan sesama negara di bagian Asia Tenggara. Dan secara umum tujuan dari organisasi-organisasi tersebut adalah untuk mengusahakan adanya perdamaian dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *