Unsur-Unsur Seni Rupa Dan Penjelasannya Lengkap

2 min read

Unsur-Unsur Seni Rupa Dan Penjelasannya Lengkap – Memahami karya seni tentu bukan hal yang mudah bahkan untuk sebagian orang. Banyak orang sulit memahami bagaimana suatu karya seni tersebut memiliki arti dan pesan yang disampaikan oleh pembuatnya. Banyak karya seni yang kita jumpai dikehisupan kita sehari-hari. Ada seni rupa dengan lukisan-lukisan, seni pahat dengan patung dan bentuk yang lain, ada seni musik dengan bentuk lagu dan melodi dan seni yang lain.

Unsur-unsur Seni Rupa
Unsur-unsur Seni Rupa

Pada setiap hasil karya seni terdapat nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh pembuat seni, salah satunya seni rupa. Itulah mengapa pada bahasan kali ini kita akan mengulas mengenai Unsur-Unsur Seni Rupa Dan Penjelasannya Lengkap untuk bisa Anda gunakan memahami suatu karya seni, khususnya seni rupa.

Unsur-Unsur Seni Rupa

Ada beberapa unsur yang ada dalam karya seni rupa, yaitu:

1. Titik

Titik menjadi unsur dasar karya seni rupa dengan bagian terkecil. Segala bentuk wujud yang dihasilkan dalam karya seni dimulai dari titik. Titik menjadi pusat perhatian. Titik yang membesar ukurannya disebut dengan bintik.

2. Garis

Garis merupakan batas limit dari suatu benda, bidang, ruang, texture, warna dan lain-lain. Garis memiliki dimensi memanjang dengan arah tertentu, memiliki sifat seperti panjang, pendek, lurus, tipis, tebal, vertikal, horizontal, halus, melengkung, berombak, miring, putus-putus, dan masih banyak yang lainnya. Garis ini memberikan kesan simbolik, gerak, ide dan lain sebagainya.

3. Bidang

Unsur bidang merupakan perkembangan dari unsur garis, yakni perpaduan antara garis-garis dalam kondisi tertentu. Bidang bisa diamati secara visual pada setiap karya seni rupa yang dihasilkan. Bidang dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu bidang biomorfis, geometris, bersudut, dan tak beraturan. Bidang terbentuk karena berasal dari pertemuan ujung-ujung garis atau juga karena sapuan warna.

4. Bentuk

Bentuk adalah wujud yang terdapat di alam dan terlihat nyata. Bentuk dibedakan menjadi dua yaitu shape, yakni bentuk benda polos yang memiliki karakteristik tanpa penjiwaan atau hadir secara kebetulan, dapat dilihat hanya sekedar penyebutan sifatnya saja, seperti ornamental, bulat, panjang, tidak teratur, persegi dan lain lainnya. Kemudian ada bentuk plastis atau form yang berarti bentuk pada suatu benda yang dapat dilihat dan dirasakan karena memiliki unsur nilai dari benda tersebut, seperti contoh: lemari.

5. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan setiap benda yang bisa dilihat juga diraba. Sifatnya dapat dikatakan halus, kusam, kasar, licin, mengkilap, dan lainnya. Sifat tersebut bisa dirasakan melalui indera pengelihatan dan juga rabaan. Tekstur ada dua yakni tekstur nyata dimana sifat permukaannya menunjukkan kesan yang sebenarnya. Lalu ada tekstur semu (maya), dimana kesan permukaannya dapat berbeda-beda antara pengelihatan dan rabaan. Tekstur pada karya seni berfungsi untuk memberikan karakter tertentu pada bagian bidang permukaan yang bisa menimbulkan nilai-nilai estetik.

6. Warna

Warna dapat dilihat dari tujuh spektrum warna dalam ilmu fisika. Sedangkan secara teorinya, warna dipelajari melalui dua pendekatan dimana salah satunya ialah melalui teori pigmen warna (Goethe) yaitu butiran halus pada warna. Berikut ini beberapa istilah dalam teori warna pigmen yang mungkin Anda tahu:

  • Warna primer atau warna dasar, yang terdiri dari warna merah, biru dan kuning.
  • Sekunder, warna yang didapat dari campuran kedua warna primer seperti warna jingga, hijau dan ungu.
  • Tersier, ialah warna hasil campuran dari kedua warna sekunder.
  • Analogus, merupakan deretan warna yang letaknya sampingan dalam satu lingkaran warna atau berdekatan, seperti pada deretan warna hijau menuju warna kuning.
  • Komplementer, merupakan warna yang kontras dan letaknya berseberangan dalam satu lingkaran warna, seperti contoh warna merah dengan hijau, warna kuning dengan warna ungu.

7. Gelap Terang

Gelap terang dalam karya seni rupa dua dimensi berfungsi untuk menggambarkan benda seolah gambar berbentuk tiga dimensi, memberikan kesan ruang atau kedalaman, dan memberikan kontras pada gambar.  Tenik gelap terang dibedakan menjadi dua yaitu chiaroscuro yang merupakan peralihan bertahap atau gradasi dan silhouette yakni bayangan tanpa peralihan bertahap atau gradasi.

8. Ruang atau kedalaman

Ruang bisa dirasakan langsung oleh penikmat seni seperti ruangan di dalam gedung, rumah, sekolah dan lain-lain terutama untuk karya seni tiga dimensi. Unsur ruang pada karya seni dua dimensi bersifat semu / maya karena didapat melalui penggambaran yang terkesan cekung, pipih, menjorok, datar, cembung, dan lain sebagainya.

Demikian ulasan mengenai Unsur-Unsur Seni Rupa Dan Penjelasannya Lengkap yang mungkin bisa membantu Anda memahami seni rupa lebih dalam. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *